Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

tips@iainmadura.ac.id

SOSFEST 2026 Hadirkan Olimpiade IPS se-Madura, HMPS Tadris IPS Perluas Jangkauan Sosialisasi

  • Diposting Oleh Genesis_web
  • Jumat, 9 Oktober 2026
  • Dilihat 87 Kali
Bagikan ke

SOSFEST 2026 Hadirkan Olimpiade IPS se-Madura, HMPS Tadris IPS Perluas Jangkauan Sosialisasi
Pamekasan, 09 Oktober 2026— Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menyosialisasikan Olimpiade IPS se-Madura sebagai bagian dari rangkaian Social Festival (SOSFEST) 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa SMA/MA/SMK sederajat untuk memperkenalkan kompetisi sekaligus membuka kesempatan bagi pelajar mengembangkan potensi dan prestasi akademik di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Sekretaris umum HMPS Tadris IPS, Alief Sani nur Fitrih Septiana, menjelaskan bahwa olimpiade tersebut dipilih sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan di bidang IPS. Menurutnya, kompetisi ini juga diharapkan menjadi sarana edukatif yang memperkenalkan IPS dengan cara lebih menarik kepada pelajar di seluruh Madura.
Alief menyampaikan bahwa sosialisasi dilakukan untuk memberikan informasi mengenai pelaksanaan Olimpiade IPS SOSFEST 2026 sekaligus mengajak siswa berpartisipasi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat pelajar terhadap IPS serta memberi mereka kesempatan untuk menguji dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Ia menambahkan, olimpiade menjadi salah satu media untuk memperkenalkan Program Studi Tadris IPS UIN Madura secara lebih luas. Melalui kegiatan tersebut, pelajar diharapkan dapat mengenal Tadris IPS bukan hanya sebagai program studi kependidikan, melainkan juga sebagai lingkungan akademik yang aktif mengembangkan pendidikan dan keilmuan IPS.
Dalam proses sosialisasi, panitia menghadapi tantangan untuk menjangkau sekolah-sekolah di berbagai wilayah Madura dan menyampaikan informasi secara merata. Persaingan dengan berbagai kegiatan atau perlombaan lain juga menjadi perhatian. Untuk mengatasinya, HMPS berupaya melakukan sosialisasi secara langsung maupun melalui media sosial.
Ketua Program Studi Tadris IPS UIN Madura, Dr. A. Fatikhul Amin Abdullah, menilai Olimpiade IPS SOSFEST 2026 sebagai program yang positif, kreatif, dan strategis. Menurutnya, kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat berkompetisi sekaligus memperkuat ketertarikan pelajar terhadap rumpun ilmu sosial.
Ia menjelaskan bahwa olimpiade menghadirkan empat bidang IPS, yaitu Sejarah, Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi, dalam format kompetisi yang menarik. Melalui bidang-bidang tersebut, siswa didorong untuk mengembangkan pengetahuan, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap persoalan sosial.
Menurut bapak Amin, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan Tadris IPS UIN Madura sebagai pilihan pendidikan berkualitas dan menunjukkan komitmen program studi dalam mencetak calon pendidik IPS serta insan ilmu sosial yang unggul dan berkarakter. Ia berharap semakin banyak sekolah berpartisipasi dan SOSFEST dapat menjadi agenda bergengsi yang membuka kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan program studi.
Sementara itu, Ketua Panitia SOSFEST 2026, Khoirus Sholihin, mengatakan bahwa sosialisasi dilakukan agar siswa di seluruh Madura mengetahui penyelenggaraan Olimpiade IPS oleh Program Studi Tadris IPS. Panitia juga ingin menyediakan ruang bagi siswa SMA, MA, dan SMK sederajat untuk mengembangkan potensi serta prestasi akademik mereka.
Untuk menjangkau sekolah-sekolah di berbagai wilayah, panitia membentuk kelompok yang terdiri atas dua hingga tiga orang. Setiap kelompok mendapat tugas mengunjungi beberapa sekolah yang lokasinya searah agar proses sosialisasi dapat mencakup lebih banyak wilayah di Madura.
Khoirus menyebutkan bahwa jarak dan lokasi sekolah menjadi tantangan tersendiri. Beberapa sekolah di wilayah yang jauh sulit teridentifikasi melalui Google Maps sehingga belum semuanya dapat masuk dalam pendataan panitia. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam upaya menjangkau sekolah secara menyeluruh.
Ia juga menjelaskan bahwa salah satu hal yang membedakan Olimpiade IPS SOSFEST 2026 adalah tersedianya empat mata pelajaran yang diperlombakan. Dengan pilihan Sejarah, Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi, siswa dapat memilih bidang yang paling diminati.
Alief berharap Olimpiade IPS SOSFEST 2026 dapat berlangsung lancar dan meriah serta memberikan pengalaman positif bagi peserta. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga meningkatkan minat dan kemampuan siswa sekaligus memperkuat perkembangan pendidikan IPS di Madura.
Senada dengan itu, bapak Amin berharap SOSFEST dapat melahirkan calon mahasiswa Tadris IPS yang berkualitas, memiliki daya juang, kritis, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman. Ia juga berharap kegiatan ini dapat mendukung penerimaan mahasiswa baru tahun 2027, khususnya pada Program Studi Tadris IPS UIN Madura.
Khoirus mengajak para siswa untuk berpartisipasi dalam Olimpiade IPS SOSFEST 2026 dan terus mengembangkan pengetahuan di bidang ilmu-ilmu sosial. Melalui sosialisasi ini, panitia berharap informasi olimpiade dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan mendorong pelajar menjadikan IPS sebagai bidang yang menarik untuk dipelajari serta dikembangkan. NS_KR