Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

tips@iainmadura.ac.id

Mahasiswa Tadris IPS Laksanakan PLK di Jawa Pos, Dalami Dunia Jurnalistik dan Proses Produksi Berita

  • Diposting Oleh Admin Web Prodi TIPS
  • Kamis, 4 Juni 2026
  • Dilihat 5 Kali
Bagikan ke

Surabaya - Mahasiswa Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) angkatan 2023 melaksanakan kegiatan Perkuliahan Luar Kelas (PLK) dengan mengunjungi PT Jawa Pos Koran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa dalam bidang jurnalistik, khususnya terkait proses pembuatan berita dan penerbitan surat kabar. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempelajari secara langsung dunia kerja media massa yang selama ini hanya dipelajari melalui teori di ruang perkuliahan. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kunjungan ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan aplikatif bagi mahasiswa.

Kegiatan PLK tersebut dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026, bertempat di Gedung Graha Pena Jawa Pos. Rombongan mahasiswa bersama dosen pendamping tiba pada pagi hari dan mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh pihak Jawa Pos. Sejak awal kegiatan, para peserta tampak antusias untuk mengetahui lebih dalam mengenai industri media dan jurnalistik. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat belajar. Kehadiran mahasiswa Tadris IPS disambut baik sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia profesional.

Pihak PT Jawa Pos Koran memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta yang hadir. Dalam sambutannya, perwakilan Jawa Pos menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh mahasiswa Tadris IPS. Mereka menilai bahwa kegiatan seperti ini penting untuk memberikan gambaran nyata mengenai dunia kerja kepada mahasiswa. Selain itu, pihak Jawa Pos juga menyampaikan komitmennya dalam mendukung kegiatan edukatif yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sambutan yang ramah dan penuh keterbukaan tersebut membuat suasana kegiatan menjadi semakin nyaman dan interaktif.

Pada sesi utama, mahasiswa dan dosen mengikuti diskusi yang membahas berbagai aspek dunia jurnalistik. Materi yang disampaikan meliputi proses bagaimana sebuah informasi dapat diolah menjadi berita yang layak dipublikasikan, tahapan penyuntingan berita, hingga proses produksi koran sebelum diterbitkan kepada masyarakat. Para narasumber juga menjelaskan berbagai tantangan dan dinamika yang sering dihadapi oleh para jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Selain membahas aspek teknis, pihak Jawa Pos turut memberikan motivasi dan tips karier bagi mahasiswa yang tertarik menekuni profesi jurnalistik di masa depan. Diskusi berlangsung secara aktif sehingga peserta memperoleh banyak pengetahuan baru yang relevan dengan perkembangan media saat ini.

Antusiasme peserta terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa tidak hanya menyimak materi yang diberikan, tetapi juga aktif mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber. Pertanyaan yang diajukan mencakup pengalaman kerja jurnalis, tantangan dalam mencari berita, hingga peluang karier di industri media. Dosen pendamping juga turut berpartisipasi dalam sesi diskusi untuk memperkaya pembahasan yang berlangsung. Interaksi yang aktif tersebut menunjukkan tingginya minat peserta terhadap dunia jurnalistik dan media massa.

Setelah sesi diskusi berakhir, para mahasiswa diajak berkeliling untuk melihat secara langsung beberapa ruangan yang digunakan dalam proses produksi berita di Jawa Pos. Dalam sesi ini, peserta dapat mengamati berbagai aktivitas yang dilakukan oleh tim redaksi dan staf media. Mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai lingkungan kerja di perusahaan pers serta tahapan-tahapan yang dilakukan sebelum sebuah berita diterbitkan. Kegiatan tur ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai operasional media massa. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga pengalaman yang dapat menjadi bekal dalam pengembangan kompetensi akademik dan profesional mereka di masa mendatang.